Tips dan cara memotivasi diri sendiri dalam berbisnis

cara memotivasi diri sendiri

memotivasi diri sendiri

Men-suport orang lain ?, gampang. Tapi bagaimana dengan cara memotivasi diri sendiri khususnya dalam berbisnis atau bekerja ketika kita dilanda sebuah masalah rumit ?.

Meskipun kita sering memberikan dukungan dan motivasi pada orang lain terutama orang-orang dekat disekeliling kita, akan tetapi kita seringpula menyampaikan kalimat, “ngomong aja mudah, tapi bagaimana jika anda yang mengalami ?”. Itupun tidak jarang menyampaikan-nya dengan muka cemberut, benarkan ?šŸ˜¦

Cara memotivasi diri sendiri

Kenyataannya memang demikian. Memotivasi diri sendiri yang sedang dilanda kesusahan seperti permasalahan bisnis, konflik antar karyawan di kantor, konflik dengan atasan, selisih pendapat dengan mitra bisnis dan lain-lain membutuhkan latihan dan pembiasaan diri.

Dan kenyataannya pula, tidak semua orang mampu untuk melakukannya untuk menjadi seorang pemenang atas dirinya sendiri. Masih butuh dorongan dari luar (kekuatan eksternal) agar jiwanya tidak ‘ambruk’ termakan ke-putusasa-an.

[baca : Kata-kata motivasi untuk bisnis pilihan]

Kesempatan kali ini saya ingin share dan berbagi tips untuk mengurangi beban permasalahan (yang mungkin) sedang anda alami dengan mengurai beberapa cara memotivasi diri sendiri, mengeksplore kemampuan internal untuk menjadi sebuah tindakan nyata.

1. Mereview niat dan tujuan awal dalam berbisnis

Aktivitas bisnis memang bisa melenakan seseorang dari tujuan awal mereka melakukan segala kegiatan tersebut. Awalnya jika berbisnis hanya terdesak kondisi ekonomi yang (mungkin) sedang terlilit hutang dan tekanan kebutuhan hidup.

Namun ketika pendapatan dalam berbisnis membuahkan hasil signifikan seseorang mudah terlupa dan terlena oleh keadaan untuk ‘bermewah-mewah’. Dan, disaat situasi dan kondisi ‘mapan’ tersebut mengalami permasalahan serius, tidak jarang dari mereka pula ber-putusasa, down dan sering kali juga kita dengar hingga berujung pada kematian. Na’udzubillahimindzalik …šŸ˜¦

2. Tantangan adalah Peluang

Konsep yang menyatakan bahwa tantangan adalah peluang adalah bukan sekedar motivasi ‘pepesan’ kosong. Namun, hal ini merupakan sebuah teori marketing dan konsep bisnis terpercaya khususnya yang telah di-amini oleh banyak pengusaha sukses di Indonesia maupun mancanegara.

Jika akhirnya menjadikan modal usaha dan bisnis habis ‘hanyut’ beserta masalah yang sedang menimpa, apakah itu musibah alam, kecelakaan seperti terbakar dll., maupun proses kalkulasi bisnis yang salah, maka segeralah berpikir optimis bahwa “InsyaAllah ada jalan” dari semua kesulitan yang sedang dialami.

[baca : Cara mendapatkan uang di Internet tanpa modal]

Bisa jadi, cara gratisan atau cara-cara darurat sebagaimana dimaksud diatas tidak membuahkan ‘hasil’ sebanyak ketika pada masa-masa sebelumnya. Namun, hal itu bisa dilakukan hanya sebagai langkah awal untuk “move to action” dalam menggapai keberhasilan lebih baik daripada masa-masa sebelumnya.

3. Merenung dan memperbaiki fokus bisnis

Gagasan-gagasan tentang fokus bisnis seringkali saya baca dari catatan-catatan bapak menteri BUMN kesayangan kita, Dahlan Iskan. Pak Dis, begitu dia akrap dipanggil, seringkali memberikan wejangan tentang ‘tauhid bisnis’.

Dunia bisnis memang memberikan banyak tawaran yang menggiurkan. Namun, ketika kita kehilangan fokus dalam mengupayakan cita-cita awal yang telah digariskan. Investasi bisnis lari kemana-mana tidak tentu arah. Dan, akhirnya kegalan demi kegagalan menghampiri.

4. Silaturahmi dan terus bangun networking

Konsep agama Islam yang menyatakan bahwa, Silaturahmi mendekatkan pada rezeki adalah benar dan seiring dengan konsep manajemen dan bisnis modern. Networking yang kuat tidak hanya dalam maksud nepotisme akan tetapi juga mampu memberikan support mental bagi seseorang yang sedang down.

Maka, jika kita sedang mengalami permasalahan yang cukup berat atas aktivitas bisnis yang sedang ditekuni. Maka segeralah keluar dan beranjak dari tempat tidur anda, berkomunikasilah dengan dunia, dengan siapapun yang bersedia mendengarkan segala masalah yang membebani pundak anda.

Gunakan segala cara (yang baik) untuk berkomunikasi dengan banyak orang, meskipun dengan media virtual seperti blog dan sosial media lainnya (facebook dan twitter).

[baca : Bisnis santai dan menyenangkan dengan Facebook]

Berhentilah merasa gengsi dan superior dengan tidak membutuhkan pertemanan. Kadangkala, kebangkitan seseorang juga harus diawali dari kondisi sulit dan tertekan.

5. Meningkatkan sedekah (amal baik)

Koq bisa banyak sedekah mampu membangkitkan motivasi dalam diri kita ?, iya hal itu termaktub pada kitab suci Al-qur’an agar seseorang meningkatkan aktivitas sedekah untuk mendapatkan sebuah ketenangan jiwa raga.

Dan, ternyata pada beberapa dekade belakangan, hal ini diadopsi oleh konsep manajemen modern dengan istilah CSR (Corporate Social Responsibility) atau Tanggung Jawab Sosial perusahaan. Sedekah itu tidak hanya berupa kegiatan filantropi dengan membagi-bagikan materi.

Sedekah yang dimaksud disini merupakan jauh lebih dalam lagi, tidak hanya berkorban dalam bentuk materi untuk kepentingan dan keberlangsungan hidup umat manusia. Namun sebuah bentuk kepedulian menyeluruh “holistic care” yang diwujudkan dalam bentuk apapun, sebisanya tanpa menuntut pamrih, harus ikhlas lillahita’alašŸ™‚

Pos ini dipublikasikan di rehat dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s